A'udzubillahiminannaar

Sabtu, 17 Desember 2011

Perilaku Kasar Karena JunkFood???

By Hilman al Anshari

Jika dibaca sekilas memang sepertinya tidak ada hubungannya antara makanan dan perilaku kasar, namun ternyata sebuah riset dan penelitian akhirnya mengungkap hukum sebab-akibat antara junkfood dengan  brutalitas remaja.
a

Times of India edisi 26 Agustus 2011 memaparkan hasil penelitian terhadap 1.600 remaja usia 14 tahun oleh Telethon Institute for Child Health Research (TICHR) di Subiaco, Perth, Australia. Dr Wendy Oddy sebagai pimpinan penelitian mengatakan, "pola makanan ala barat membuat seseorang cenderung menarik diri, mudah gelisah, agresif dan jahat...

Riset dari 50 negara selama kurun waktu 50 tahun terakhir pun menyatakan kematian pada usia remaja lebih melaju dibanding anak-anak (The Lancet)

Gaya hidup modern lebih meracuni remaja dan orang muda. Kecelakaan lalu lintas terus meningkat, demikian pula kekerasan dan bunuh diri. Anggapan bahwa masa muda merupakan masa paling sehat dari hidup kita tidak lagi benar adanya" kata penulis riset Dr Russell Viner dari Universitu College London Inggris.

Semua orang tahu, tapi sebagian besar mengacuhkan dampak negatif dari junkfood tersebut. Bahkan berawal dari junkfood dapat mengakibatkan sex bebas, aduh makin runyam nih...

Menurut pakar, penyebab utama dari segala hal tersebut adalah terlalu banyak menonton televisi. rendahnya penghargaan terhadap diri sendiri, tingginya tingkat kekecewaaan dan buruknya hubungan keluarga.

Sekarang kita sudah tahu, lalu pilihan mana yang kita ambil???
Apakah hanya diam saja dan menganggap hal ini hanya ilusi???
Apakah mengiyakan hal ini namun hanya engkau simpan untuk dirimu sendiri???
Apakah kita menentang keras kebobrokan ini dan mengajak orang lain untuk lebih baik???

Pilihlah jalan hidupmu...

Kamis, 08 Desember 2011

Tips Menabung Agar Dapat Menjadi Pribadi yang Tidak Berlebihan

By Hilman al Anshari

Semua orang tahu dan paham bahwa menabung itu penting. Mengerti dan memahami bahwa menabung itu bermanfaat saja ternyata tidaklah cukup.
Nyatanya masih banyak orang yang hidup boros dan berfoya-foya.
Walaupun antara menabung dan berfoya-foya itu hampir tidak memiliki hubungan, namun dengan menabung kita dapat menghindari sifat boros.

Tips ini adalah saran yang cukup efektif untuk kalangan remaja, namun tidak ada salahnya jika para orang tua juga mengerti dan mungkin juga mengajari anaknya pada depannya.
  1. Hal yang paling signifikan antara tabungan remaja dan orang dewasa adalah sumber uang tersebut. Bagi remaja yang kesulitan menabung, coba hitunglah rata-rata uang saku per hari (walaupun diberi per minggu ataupun per bulan). Misalnya uang saku per minggu diberi 70 ribu rupiah, maka uang saku per hari adalah 10 ribu.
  2. Setelah penghitungan uang saku per hari, tetapkanlah target tabungan per hari. Ambil contoh adalah minimal 1 ribu untuk tabungan, maka 9 ribu untuk keperluan lain. Maka konsistenlah pada komitmen tersebut, walaupun tanpa diduga dalam sehari kita mengeluarkan biaya diatas 9 ribu, tetaplah menyisihkan uang yang tersisa minimal 1 ribu seperti yang telah di tetapkan.
  3. Dengan batas pengeluaran seperti itu, maka sifat boros kita akan tergantikan dengan sifat hati-hati dan lebih memperhitungkan segala kemungkinan yang ada. Jika hal tersebut sukses, maka dalam 1 bulan akan mampu menabung 30 ribu, dalam setahun mencapai 360 ribu.

Namun tips ini juga memiliki kelemahan, yaitu pada akhir-akhir bulan disaat uang sudah menipis dan tanpa diduga terjadi pengeluaran yang jauh dari perhitungan. Maka uang sisa akan habis karena insiden tersebut.

Satu-satunya solusi adalah, menggunakan semangat hematnisme yang telah menjadi salah satu sifat dasar manusia. Namun juga perlu di ingat, hemat bukanlah berarti pelit ataupun sombong buatlah perbedaan yang signifikan antara kedua hal tersebut dimunculkan dari dalam dirinya.

Demikian tips dari saya, namun tips ini berdasarkan pengalaman pribadi dan beberapa rekan yang mengalami hal yang serupa.
Semoga Bermanfaat

Minggu, 13 November 2011

10 Alasan Obama Tidak Boleh Datang ke Indonesia

By Hilman al Anshari

Barrack Obama

1. Obama adalah kepala negara dari negara penjajah Amerika Serikat bertentangan dengan sikap politik Indonesia yang anti penjajahan
2. Kedatangan Obama untuk memastikan dan mengokohkan Indonesia sebagai negara kapitalis sekuler yang telah menjadi sumber berbagai persoalan di Indonesia.
3. Kedatangan Obama untuk mengokohkan penjajahan ekonomi lewat perusahaan Amerika yang merampok kekayaan alam Indonesia di Aceh, Riau, hingga Papua.
4. Kedatangan Obama merupakan sebagai bagian dari politik belah bambu di dunia Islam yang menampilkan citra positif Amerika untuk menutupi kejahatannya di negeri Islam lainnya.
5. Obama memerangi kaum muslimin di Afghanistan bahkan mengirim 30 ribu pasukan tambahan yang telah menewaskan ribuan umat Islam termasuk anak-anak dan ibu-ibu.
6. Obama tidak sepenuhnya menarik pasukan AS dari Irak yang selama pendudukan AS telah membunuh lebih 1 juta umat Islam
7. Obama hingga saat ini belum menutup penjara Guantanamo sesuai dengan janjinya yang menjadi tempat penahanan dan penyiksaan banyak muslim yang tidak bersalah dan tempat penghinaan terhadap Islam dan Al Qur’an
8.Obama dengan setia menjadi pendukung setia Zionis Israel yang hingga saat ini terus membantai umat Islam di Palestina.
9. Obama tidak mengecam sama sekali ketika Israel membantai lebih kurang 1300 muslim di Gaza sebaliknya bahkan mendukung tindakan kejam Zionis Israel itu
10.Status negara Amerika adalah Muhariban Fi’lan karena secara langsung membunuh umat Islam, haram melakukan hubungan dalam bentuk apapun. Islam mengharamkan kaum muslimin menyambut pembunuh umat Islam yang merupakan musuh Allah SWT dan musuh Umat Islam apalagi menjadikannya sebagai sahabat dan tamu terhormat

Source

Minggu, 06 November 2011

Hentikan Merokok Sebelum Anda Membunuh Makhluk Hidup

By Hilman al Anshari

Aduh jaman sekarang gak ngerokok???
gak gaul banget sih !!!

Begitu kata sebagian perokok muda masa kini. Mereka menganggap merokok adalah bagian dari kamus "gaul" mereka.
Bahkan sebagian temanku selalu berkata :
"Perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok aktif. Jadi merokoklah, ahaha"

Tidakkah manusia berpikir???
Perokok menyebabkan orang yang tidak merokok merasakan dampak negatif dari perbuatan mereka. Merugikan orang lain demi kesenangan merokok mereka, memberi penyakit pada mereka yang ingin sehat bahkan membunuh mereka dengan penyakit akibat rokok pasif yang mereka timbulkan.
Perokok pasif memiliki tingkat resiko penyakit kanker lebih tinggi daripada perokok aktif. Penyakit kanker adalah pembunuh berkelas dunia di kalangan manusia, dan penyakit kanker tersebut di bawa oleh para perokok aktif.

Bagaimana bisa dengan angkuhnya mereka mengatakan lebih baik merokok daripada menjadi perokok pasif???
Padahal mereka sebenarnya telah membunuh orang lain dengan menyematkan gelar perokok pasif pada orang lain, serta memberikan penyakit kanker kepada orang tersebut.
Pahamlah kalian bahwa setiap orang berbeda-beda rasa, mengapa kalian harus memberikan hal yang tidak disukai orang lain karena mereka sadar bahwa itu hanya membawa sakit pada mereka.

Jumat, 14 Oktober 2011

Khalifah Umar dengan Wanita Pemasak Batu

By Hilman al Anshari

Suatu masa dalam kepemimpinan Umar, terjadilah Tahun Abu. Masyarakat Arab, mengalami masa paceklik yang berat. Hujan tidak lagi turun. Pepohonan mengering, tidak terhitung hewan yang mati mengenaskan. Tanah tempat berpijak hampir menghitam seperti abu.

Putus asa mendera di mana-mana. Saat itu Umar sang pemimpin menampilkan kepribadian yang sebenar-benar pemimpin. Keadaan rakyat diperhatikannya saksama. Tanggung jawabnya dijalankan sepenuh hati. Setiap hari ia menginstruksikan aparatnya menyembelih onta-onta potong dan menyebarkan pengumuman kepada seluruh rakyat. Berbondong-bondong rakyat datang untuk makan. Semakin pedih hatinya. Saat itu, kecemasan menjadi kian tebal. Dengan hati gentar, lidah kelunya berujar, “Ya Allah, jangan sampai umat Muhammad menemui kehancuran di tangan ini.”

Umar menabukan makan daging, minyak samin, dan susu untuk perutnya sendiri. Bukan apa-apa, ia khawatir makanan untuk rakyatnya berkurang. Ia, si pemberani itu, hanya menyantap sedikit roti dengan minyak zaitun. Akibatnya, perutnya terasa panas dan kepada pembantunya ia berkata “Kurangilah panas minyak itu dengan api”. Minyak pun dimasak, namun perutnya kian bertambah panas dan berbunyi nyaring. Jika sudah demikian, ditabuh perutnya dengan jemari seraya berkata, “Berkeronconglah sesukamu, dan kau akan tetap menjumpai minyak, sampai rakyatku bisa kenyang dan hidup dengan wajar.”

Hampir setiap malam Umar bin Khattab melakukan perjalanan diam-diam. Ditemani salah seorang sahabatnya, ia masuk keluar kampung. Ini ia lakukan untuk mengetahui kehidupan rakyatnya. Umar khawatir jika ada hak-hak mereka yang belum ditunaikan oleh aparat pemerintahannya.

Malam itu pun, bersama Aslam, Khalifah Umar berada di suatu kampung terpencil. Kampung itu berada di tengah-tengah gurun yang sepi. Saat itu Khalifah terperanjat. Dari sebuah kemah yang sudah rombeng, terdengar seorang gadis kecil sedang menangis berkepanjangan. Umar bin khattab dan Aslam bergegas mendekati kemah itu, siapa tahu penghuninya membutuhkan pertolongan mendesak.

Setelah dekat, Umar melihat seorang perempuan tua tengah menjerangkan panci di atas tungku api. Asap mengepul-ngepul dari panci itu, sementara si ibu terus saja mengaduk-aduk isi panci dengan sebuah sendok kayu yang panjang.

“Assalamu’alaikum,” Umar memberi salam.

Mendengar salam Umar, ibu itu mendongakan kepala seraya menjawab salam Umar. Tapi setelah itu, ia kembali pada pekerjaannya mengaduk-aduk isi panci.

“Siapakah gerangan yang menangis di dalam itu?” tanya Umar.

Dengan sedikit tak peduli, ibu itu menjawab, “Anakku….”

“Apakah ia sakit?”

“Tidak,” jawab si ibu lagi. “Ia kelaparan.”

Umar dan Aslam tertegun. Mereka masih tetap duduk di depan kemah sampai lebih dari satu jam. Gadis kecil itu masih terus menangis. Sedangkan ibunya terus mengaduk-aduk isi pancinya.

Umar tidak habis pikir, apa yang sedang dimasak oleh ibu tua itu? Sudah begitu lama tapi belum juga matang. Karena tak tahan, akhirnya Umar berkata, “Apa yang sedang kau masak, hai Ibu? Kenapa tidak matang-matang juga masakanmu itu?”

Ibu itu menoleh dan menjawab, “Hmmm, kau lihatlah sendiri!”

Umar dan Aslam segera menjenguk ke dalam panci tersebut. Alangkah kagetnya ketika mereka melihat apa yang ada di dalam panci tersebut. Sambil masih terbelalak tak percaya, Umar berteriak, “Apakah kau memasak batu?”

Perempuan itu menjawab dengan menganggukkan kepala.

“Buat apa?”

Dengan suara lirih, perempuan itu kembali bersuara menjawab pertanyaan Umar, “Aku memasak batu-btu ini untuk menghibur anakku. Inilah kejahatan Khalifah Umar bin Khattab. Ia tidak mau melihat ke bawah, apakah kebutuhan rakyatnya sudah terpenuhi belum. Lihatlah aku. Aku seorang janda. Sejak dari pagi tadi, aku dan anakku belum makan apa-apa. Jadi anakku pun kusuruh berpuasa, dengan harapan ketika waktu berbuka kami mendapat rejeki. Namun ternyata tidak. Sesudah magrib tiba, makanan belum ada juga. Anakku terpaksa tidur dengan perut yang kosong. Aku mengumpulkan batu-batu kecil, memasukkannya ke dalam panci dan kuisi air. Lalu batu-batu itu kumasak untuk membohongi anakku, dengan harapan ia akan tertidur lelap sampai pagi. Ternyata tidak. Mungkin karena lapar, sebentar-sebentar ia bangun dan menangis minta makan.”

Ibu itu diam sejenak. Kemudian ia melanjutkan, “Namun apa dayaku? Sungguh Umar bin Khattab tidak pantas jadi pemimpin. Ia tidak mampu menjamin kebutuhan rakyatnya.”

Mendengar penuturan si Ibu seperti itu, Aslam akan menegur perempuan itu. Namun Umar sempat mencegah. Dengan air mata berlinang ia bangkit dan mengajak Aslam cepat-cepat pulang ke Madinah. Tanpa istirahat lagi, Umar segera memikul gandum di punggungnya, untuk diberikan kepada janda tua yang sengsara itu.

Karena Umar bin Khattab terlihat keletihan, Aslam berkata, “Wahai Amirul Mukminin, biarlah aku saya yang memikul karung itu….”

Dengan wajah merah padam, Umar menjawab sebat, “Aslam, jangan jerumuskan aku ke dalam neraka. Engkau akan menggantikan aku memikul beban ini, apakah kau kira engkau akan mau memikul beban di pundakku ini di hari pembalasan kelak?”

Aslam tertunduk. Ia masih berdiri mematung, ketika tersuruk-suruk Khalifah Umar bin Khattab berjuang memikul karung gandum itu. Angin berhembus. Membelai tanah Arab yang dilanda paceklik.
 

Sabtu, 24 September 2011

Jangan Sampai RUU Intelijen Bangkit

By Hilman al Anshari



Jakarta. Majelis Ulama Indonesia dan Hizbut Tahrir Indonesia sepakat bahwa intelijen negara memang harus kuat untuk pendeteksian dini terhadap tindak terorisme dan sparatisme tetapi bila melihat Rancangan Undang Undang Intelijen yang ada, kedua lembaga keislaman tersebut menilai ada beberapa pasal yang dapat disalahgunakan pihak tertentu untuk memberengus dakwah Islam.

“Bila melihat daftar intventaris masalah (DIM) yang diajukan pemerintah, alih-alih melahirkan badan intelijen yang kuat, malah bisa menimbulkan madharat yang besar kepada umat khususnya terkait dengan dakwah,” ujar Jubir HTI Muhammad Ismail Yusanto saat diterima para ketua harian MUI Pusat, Selasa (24/5) siang di Kantor MUI Pusat, Jakarta.

Menurut Ismail, setidaknya sampai HTI dan ormas-ormas Islam lainnya audiensi ke Komisi I DPR RI pada Rabu (18/5) ada lima poin yang harus diwaspadai dari RUU tersebut. Salah satunya adalah adannya frase yang tidak didefinisikan dengan jelas, sehingga berpeluang menjadi pasal karet, seperti frase “ancaman nasional” dan “keamanan nasional” dan “musuh dalam negeri”, tidak jelas siapa dan apa kriterianya.
Sehingga orang yang kritis terhadap pemerintah bisa dituduh sebagai “musuh dalam negeri”. “Apalagi di RUU disebutkan intelijen negara sebagai lembaga pemerintah bukan lembaga negara,” ujarnya.

Sependapat dengan Ismail, Sekjen MUI Pusat KH Ichwan Syam menyatakan bahwa definisi itu penting sehingga jelas dan tidak multi tafsir. Di samping itu, ia pun menginginkan UU Intelijen yang disahkan nantinya untuk menginteli pihak asing.

“Intelijen ini harus diupayakan untuk membendung intelijen asing. Jadi jangan untuk menginteli ke dalam, karena itu sudah ranahnya polisi,” lontarnya.

Sedangkan Ketua MUI KH Makruf Amin menyatakan UU Intelijen memang diperlukan terutama menjaga keselamatan negara, untuk mencegah lebih dini ancaman terorisme, sparatisme dan lain-lain. “Tapi jangan sampai intelijen negara digunakan untuk melakukan kedzaliman,” tegasnya.

Untuk itu, ia pun menyatakan kritik HTI terkait RUU Intelijen tersebut akan ditampung dan dibahas oleh Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI Pusat.

Selain Ismail, di antara delegasi HTI tersebut nampak hadir pula para ketua DPP HTI yakni: Muhammad Rahmat Kurnia, Rokhmat S Labib, Farid Wadjdi, dan Harits Abu Ulya
.
Dalam kesempatan itu, HTI pun mengabarkan agenda Konferensi Rajab yang dilaksanakan sepanjang bulan Juni di 32 kota provinsi dan puncaknya diselenggarakan di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, pada 29 Juni 2011.
“Bukan bermaksud untuk memperingati keruntuhan khilafah Islam, sehari setelah peringatan Isra Mi’raj pada 1924 lalu tetapi ini merupakan momentum untuk mengingatkan umat akan kewajiban menegakkan kembali syariah Islam dalam bingkai khilafah!” jelas Ismail.

“Semoga sukses dan memberikan pencerahan kepada umat,” ujar Ichwan Syam. Hal senada pun diungkapkan para ketua MUI lainnya yakni KH Muhyiddin Junaidi dan KH Slamet Effendi Yusuf.[] joko prasetyo/mediaumat.com

Minggu, 11 September 2011

Tragedi WTC, Pembohongan Besar Atas Islam

By Hilman al Anshari

Blarrr, tanggal 11 September 2001 sebuah pesawat menabrak gedung bertingkat yang dapat dikatakan dalam kategori elite di Amerika.
Sejenak kemudian, Amerika berteriak "Teroris, ini adalah perbuatan teroris yang mengancam"

kita coba perhatikan dan hayati video tersebut...
Ternyata sejak awal, semua telah tertipu oleh sejarah. Begitu pula dengan sejarah tragedi WTC ini !!!

Para Penyembah syetan tersebut berusaha keras untuk menjatuhkan image Islam di mata dunia, dan ternyata cara mereka yang satu ini cukup efektif dalam mempengaruhi sebagian besar penduduk di dunia.

Mereka menjadikan sebuah nama dan organisasi untuk kambing hitam atas rencana busuk mereka. Osama bin Laden serta al Qaeda juga adalah hasil karangan mereka sendiri.

Mereka menjadikan Osama sebagai sosok Islami yang kasar, tidak berperikemanusiaan, bengis serta keji. Al Qaeda sebagai suatu kesatuan yang membahayakan kedamaian dunia.

Padahal itu hanyalah karangan mereka saja, Osama tidak lain adalah seorang pejuang yang menentang kebusukan Zionis tersebut.

Pernah suatu kali Obama berata: "Kami membunuh seseorang, tapi kami tidak membunuh ideologi"




Namun bagaimana menurut anda???
Sejauh yang saya lihat adalah, mereka tidak membunuh ideologi tapi membunuh seseorang. Namun jika seseorang berideologi Islam selalu mereka tumpas dengan berbagai alasan. Sedangkan tragedi WTC ini mereka jadikan senjata untuk meledakkan opini War On Terrorism.
Tak dapat disangkal lagi, WOT ini telah dapat membuat Illuminati leluasa keluar masuk negeri, mengobrak-abrik negeri dengan alasan teroris...

Padahal seperti post saya yang kemarin, mereka menganggap teroris dari sudut pandang mereka, karena bagaimanapun mereka adalah penjajah.Tentu saja pahlawan dari sudut pandang kita,maka bagi iluminati itu adalah ancaman dan dengan segera mereka sebut dengan teroris.

Dari semua penjabaran ini, Illuminati memiliki ketakutan yang besar kepada kekuatan islam. Dalam pandangan masyarakat awam, bahwa Illuminati yang mereka anggap yahudi itu telah pernah mengalami kekalahan telak ditangan Hittler. Sedangkan Hittler akhirnya dapat ditumbangkan dengan perjuangan yang amat sangat berat. Lebih utama lagi, kekuatan Islam memiliki kekuatan yang lebih dahsyat daripada Hittler. Kekuatan Islam memiliki semua kelebihan Hittler, namun mereka tidak memiliki kelemahan Hittler. Hanya saja, umat Islam belum menyadari akan potensi tersebut.

Disinilah saya dan beberapa orang lain menyuarakan,
BERSATULAH UMAT MUSLIM, KEKUATANMU TELAH MEMBUAT LAWAN KAKU WALAUPUN BELUM BANGKIT. PERCAYALAH, DENGAN PERCAYA PADA KEYAKINANMU YANG PASTI, LAWANMU TELAH MENGAMBIL KEPUTUSAN UNTUK KABUR SEBELUM KALIAN MENGEJAR.

“Sesungguhnya Mata Hati itu bisa melihat. Ketika cahaya iman telah menyinari Hati, kebenaran akan bersinar atas cahaya iman yang menerangi Hati.”

Sayangnya sinar itu kian padam hingga kini, masing-masing umat muslim hanya membela golongannya sendiri. Baik itu golongan berdasarkan keturunan, daerah & wilayah, suku, ras dan agama, dll.

Maka disini ditekankan untuk menjalin persatuan yang amat sangat kokoh, yaitu persatuan yang diridhoi oleh Allah SWT. Persatuan berdasarkan syari’ah yang telah ditunjukkan oleh Allah SWT sejak dari masa Nabi Adam hingga sekarang.

Dari semua persatuan yang menyatukan, ternyata hanya Khilafah yang benar-benar ditakuti oleh para Illuminati. Karena Khilafah menyatukan seluruh umat muslim, bahkan umat non-muslim pun menyadari potensi kemenangan tersebut jika dihadapkan melawan Illuminati, sehingga mereka juga memutuskan untuk bersatu pula melawan al Masih ad Dajjal.

Itulah alasan utama dilaksanakannya Tragedi WTC tersebut. Agar umat muslim ketakutan dalam menghadapi saudara-saudaranya sendiri sehingga mereka takut memutuskan untuk bersatu. Namun, dari tragedy yang dikait-kaitkan dengan al Qur’an agar menampakkan kesalahan memang berasal dari Islam tersebut telah terbongkar rahasianya yaitu :

Mereka menyimpulkan begini :
1.        Ayat yang ke 109 dari surat Attaubah menunjukkan bangunan WTC
terdiri dari 109 tingkat.
2.        Pada ayat ke 109 pada surat Attaubah tsb tertulis "Jurufin Haar"
menunjukkan nama jalan di Jerf Har.
3.        Surat Attaubah berada dalam juz ke 11 menunjukkan tanggal hari
kejadian yaitu tanggal 11
4.        Surat At Taubah adalah urutan yang ke 9 menunjukkan bulan kejadian
yaitu bulan ke 9.
5.        Jumlah kalimat dalam surat Attaubah dari awal sampai akhir
sebanyak 2001 menunjukkan tahun kejadian yaitu tahun 2001,
di tempat lain mengatakan jumlah huruf dari awal surat sampai ayat 109
itu berjumlah 2001.
6.        Jika kita sedikit teliti saja maka kesimpulan itu hanya kedustaan atas nama
Al Quran. Satu saja dari kesimpulan itu salah maka kesimpulan itu hanya
mengada-ada.Coba kita lihat misalnya :

Sementara Bantahan Yang Kita Ajukan adalah:
1.        Benarkan bangunan WTC 109 tingkat ? Tenyata tidak. Gedung WTC
yang roboh itu terdiri dari 110 tingkat. Ini bukan hal yang sulit untuk
dibuktikan. Datanya bisa dilihat oleh orang seluruh dunia. Silakan
dicari di bagian search msn.com atau yahoo, cari info tentang WTC
New York.

2.        Benarkan di jalan Jerf Har ? Ternyata tidak. WTC itu terletak di Wall
Street.

3.        Kejadian pada tanggal 11, Surat At Taubah ada di juz 11 ? Hanya orang
yang tidak pernah baca Al Quran yang mengatakan demikian. Jelas sekali
mayoritas ayat Surat At Taubah ada di juz 10. Lebih detailnya surat
At-Taubah terdiri dari 129 ayat, yang 92 ayat ada di juz 10 dan
selebihnya (37 ayat)ada di juz 11. Apakah pencocokan tanggal kejadian
WTC dengan surat At-Taubat bukan sebuah kedustaan dan
"pemerkosaan" Al Quran.

4.        Di ayat 109 ada kata2 jurufin har. Sudah jelas terbantah karena
jalannya bukan Jerf Har tapi Wall Street. Dalam tafsir apa pun,
sepanjang saya belajar di Al Azhar University, baik di tafsir Ar Razi
dan lainnya, tidak ada seorang ulama pun yang memaksudkan kalimat
'jurufin haar" itu untuk mengisyaratkan nama sebuah jalan di Amerika.
Terlalu nista dan remeh Al-Quran mengisyaratkan hanya sebuah
nama jalan. Maha Suci Allah dari mengisyaratkan hal-hal remeh.


5.        Yang mengatakan jumlah huruf dari awal surat sampai ayat 109
berjumlah 2001. Maka itu juga dusta. Sebab baru sampai ayat 25
jumlah hurufnya sudah 2001. Juga yang mengatakan jumlah kalimatnya
2001, hanya mencocok-cocokkan saja.

Maka, sudah jelas Islam benar-benar Rahmatallil 'Alamin jika memang manusia menghendaki demikian dengan hukum yang telah ditetapkan oleh Allah Azza wa Jalla...


Sekian penjabaran dari saya, semoga bermanfaat bagi umat...
Apabila terdapat kesalahan, mohon dikoreksi sehingga dapat segera diperbaiki demi kemashlahatan umat...

Jumat, 09 September 2011

Mesin Waktu, Benarkah Ada di Dunia???

By Hilman al Anshari

Pada tahun 2011 ini, samar-samar terdengar berita pada suatu forum bahwa ada orang yang mengaku berasal dari masa depan atau lebih tepatnya 2037 (kata orang tsb)
Dia mengaku datang dari tahun 2037 dengan menggunakan mesin waktu, (omg).
Yang akan saya tegaskan bukanlah benar tidaknya orang itu berasal dari masa depan atau tidak, melainkan masalah perpindahan ruang dan waktu tersebutlah yang perlu untuk kita kaji lebih mendalam.


Sesungguhnya Allah berfirman :
  
waal'ashri

[103:1] Demi masa. 
inna al-insaana lafii khusrin

[103:2] Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, 





illaa alladziina aamanuu wa'amiluu alshshaalihaati watawaasaw bialhaqqi watawaasaw bialshshabri

[103:3] kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. 
Dari ayat diatas, dapat kita tarik kesimpulan bahwa "waktu/masa" adalah kerugian manusia yang paling besar. Karena waktu tidak dapat diputar terbalik, tidak dapat diputar ulang hanya untuk memperbaiki kesalahan manusia pada waktu lalu.
Beruntunglah orang-orang sholeh yang saling menasihati dalam kebenaran (dakwah).

Jadi, apakah ayat diatas salah??? Saya yakin tidak.
Jikalau seseorang dapat memutar waktu kembali, maka dapat dipastikan yang dia lakukan adalah memperbaiki kesalahannya, bukannya malah "kowar-kowar" dia berasal dari masa depan.
Jadi sangat tidak masuk akal semua hal tentang mesin waktu tersebut, sedangkan manusia berkhayal untuk membuat mesin waktu tersebut adalah tidak lain karena kecintaan mereka pada dunia.
Mereka ingin hidup sempurna, ketika dia sadar ajal telah dekat menanti, dia berusaha lari dan kabur dengan khayalannya kembali ke masa lalu.

Daripada memikirkan masa lalu, pikirkanlah masa depan yang menanti.
Apakah kita akan termasuk orang-orang yang merugi (karena tidak berdakwah) atau orang yang beruntung (karena berdakwah).
Dunia ini mau tidak mau akan berakhir, dan kita harus memilih akhir dunia yang bagaimana yang akan kita perjuangkan.
*Perjuangan Khilafah tidak akan berhenti, arus yang semakin deras membuat  perlawanan akan semakin kuat
(mohon maaf apabila ada kesalahan kata)

Selasa, 30 Agustus 2011

Penetapan Hari Raya yang Kacau

By Hilman al Anshari

Di Indonesia (yang katanya sudah merdeka 66 tahun) ini, setiap tahunnya selalu memiliki pro dan kontra dalam penetapan hari raya, khususnya Hari Raya Idul Fitri.
Setiap tahun, perbedaan tersebut tidak pernah dirundingkan secara musyawarah sedangkan jika di rundingkan maka tidak ada kata mufakat.

Sebagai contoh adalah Muhammadiyah, mereka selalu menghitung perkiraan tanggal ditetapkannya awal puasa dan awal bulan Syawal, namun sayangnya mereka mengabaikan hadis tentang tertutupnya bulan oleh awan dan digenapkannya hingga 30 hari.

Sedangkan NU selalu mengedepankan kata "menaati pemimpin adalah wajib". Namun mereka pun juga memotong ayat tersebut, dan kelanjutan ayat tersebut berisi tentang syarat pemimpin yang wajib ditaati, yaitu yang taat kepada Allah dan Rasulnya. Padahal sudah menjadi rahasia umum bahwa pemerintah sekarang ini konon lebih mementingkan politiknya daripada Allah dan Rasulnya, apalagi pada rakyatnya.


Dari perbedaan diatas, hampir setiap tahun selalu begitu-begitu saja. Parahnya, pihak media terkesan seperti meledakkan opini tersebut menjadi sebuah perdebatan hebat hingga terjadi pertentangan. Dilain pihak, disamping 2 ormas besar yang berbeda pendapat itu, terdapat suatu jama'ah yang dipanggil Naqsabandiyah yang bahkan jauh lebih berbeda lagi malah terkesan lebih dibagus-baguskan daripada dikoreksi.

Lalu bagaimana solusi dalam penetapan hari raya tersebut???
yaitu dengan rukyat internasional, karena jika saja di Indonesia tidak menemukan hilal tapi di Singapura terlihat, maka seluruh dunia akan melaksanakan hari raya tersebut. Hal ini telah menjawab mengapa di Arab selalu merayakan hari raya lebih dulu daripada Indonesia, padahal dari sisi geografis saja harusnya Indonesia merayakan hari raya lebih dahulu.

Senin, 22 Agustus 2011

Indonesia Hanya Akan Merdeka Dengan Khilafah

By Hilman al Anshari

 Pada bulan ini adalah gencar-gencarnya terdengar pekikan "merdeka" dari beberapa penjuru di Indonesia. Yups, beberapa orang amat mengeramatkan bulan ini, terutama pada tanggal 17 bulan Agustus ini. Yang mereka ingat adalah beberapa puluh tahun yang lalu, Indonesia merdeka dengan mengusir para penjajah dari negeri ini. Tapi...

video

Benarkah Indonesia sudah merdeka seperti yang digembar gemborkan sebagian orang tersebut???

Saya rasa belum, karena setelah berpuluh puluh tahun Indonesia dikatakan "merdeka" namun seperti yang sudah diutarakan video diatas... KATA SIAPA INDONESIA SUDAH MERDEKA???

Lalu bagaimana Indonesia bisa merdeka???

Disini saya menawarkan Khilafah sebagai satu-satunya pembawa dan pemberi kemerdekaan bagi Indonesia. Satu-satunya sistem yang bersumber dari Al Qur'an dan As Sunnah, satu-satunya sistem yang direalisasikan oleh Rasulullah Muhammad SAW, satu-satunya sistem yang di Ridhoi oleh Allah SWT, satu-satunya sistem yang melawan pemerintahan ala Dajjal yaitu sekulerisasi.

Khilafah menawarkan berbagai macam solusi terhadap segala masalah yang telah diungkap dalam tayangan sebelumnya, dan semuanya berasal dari hukum yang berasal dari Zat Yang Maha Benar.

Lagipula, selama beberapa puluh tahun Indonesia merdeka ini juga tidak pernah menerapkan hukum Islam. Sejak masa Bung Karno dengan Komunismenya, Bung Harto dengan Liberalismenya, hingga sekarang hukum Islam yang notabene menawarkan kemerdekaan tersebut masih belum dipahami betul oleh para penguasa.

Maka apalagi yang harus kita tunggu???
KARENA INDONESIA HANYA AKAN MERDEKA DENGAN KHILAFAH

ALLAHU AKBAR

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Visitors

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More